Kunjungan ke Kebun Binatang Ragunan Jakarta

Pada hari Rabu 11 Oktober 2017 KB Rambutan dan TK Erlass mengadakan kunjungan ke Kebun Binatang Ragunan. Kegiatan ini sebagai pengayaan dari tema binatang yang sedang dipelajari oleh anak – anak. Anak – anak sangat antusias sekali, mereka ingin segera melihat binatang – binatang yang ada di Kebun Binatang itu.

Dalam kegiatan kunjungan Kebun Binatang ada 42 anak yang ikut serta, anak – anak dibagi dalam 8 kelompok setiap kelompok dipandu oleh semua guru.

Begitu sampainya di Kebun Binatang anak – anak mengikuti arahan dari guru untuk tidak berlarian dan tetap bergandengan dengan teman kelompoknya.

Kandang pertama yang dikunjungi adalah kandang primata. Di sana anak – anak melihat orang utan, siamang dan monyet pantat merah. Kemudian kami mengunjungi kandang aneka reptile, dimana terdapat iguana, kura – kura yang berbadan besar dan lain –lainnya. Setelah puas melihat berbagai macam binatang melata, perjalanan dilanjutkan untuk melihat macan tutul dan singa di dalam kandangnya. Namun pada saat kami mengunjungi harimau, kandang tersebut sedang direnovasi.

Dan hari pun semakin siang. Anak-anak diajak untuk beristirahat di tempat yang ridang dan bersih untuk menikmati makanan yang mereka bawa dari rumah.

Sebelum pulang kami mengunjungi kandang gajah yang sedang bermain air dikarenakan suhu udara yang terik. Kunjungan dilanjutkan menuju kandang jerapah. Di sana terdapat sepasang jerapah itu pemberian dari Bapak Basuki Tjahja Purnama yang diberi nama Dirga dan Hayu. Anak-anak merasa kagum melihat ukuran badan jerapah yang tinggi menjulang dan dapat menggapai daun-daun di pohon sekitar.

Akhirnya tiba saatnya kami kembali ke sekolah dengan kelompok yang sudah disesuaikan dengan keberangkatan. Dari perjalanan ini, anak-anak semakin bertambah pengalamannya dalam pengetahuan mengenai binatang-binatang yang berbagai jenis dari mulai makanan, bentuk, dan tempat tinggalnya.

Kunjungan ke Hypermart Pejaten Village Jakarta

Senin 13 November 2017 TK Erlass mengadakan kunjungan ke Hypermart Pejaten Village Jakarta Selatan. Kunjungan yang diikuti oleh 21 anak dari kelas TK A, merupakan kegiatan rutin yang dilakukan TK A Erlass setiap tahunnya dengan tujuan untuk memperkenalkan kepada anak-anak mengenai jenis makanan dan minuman sehat. Selain itu melaui kunjungan ini diharapkan dapat mengajarkan anak-anak cara berbelanja di supermarket yang sewaktu-waktu dapat dilakukan bersama dengan orangtua mereka.

Sebelum kegiatan berbelanja, anak-anak sudah mendapat pengetahuan tentang makanan dan minuman yang sehat dan tidak sehat. Berbekal pengetahuan tersebut. anak-anak berkeliling dan memilih makanan dan minuman yang sehat untuk mereka beli dengan menggunakan uang sebesar Rp20.000,00 pemberian dari orangtua mereka.

Adapun kegiatan mereka di supermarket dimulai dari mengambil kerajang, memilih makanan atau minuman sehat yang disukai, setelah itu secara bergantian anak-anak melakukan transaksi pembayaran di kasir.

Anak-anak terlihat sangat senang dengan pengalaman berbelanja ini. Mereka bersemangat membawa pulang barang belanjaan mereka. Melalui kegiatan ini pula dapat terjalin kerjasama yang baik antara Erlass dengan Hypermart Pejaten Village Jakarta Selatan.

Penulis

Yuni Melania

9 Keuntungan Hobi Fotografi

1. Selalu berpenampilan modis dan sedap dipandang

Kalau mata terbiasa motret baik diri sendiri maupun orang lain otomatis akan selalu ingat untuk tampil modis dan sedap dipandang setiap hari. Berbeda dengan yang jarang foto, dan difoto. Fakta ini didukung teori Pablo Picasso bahwa setiap anak adalah artist.

2. Selalu diundang acara perusahaan karena punya skill fotografi

Kalau rekan kantor lain melalui seleksi usia, masa jabatan, jabatan, relevansi dengan acara, dan lain-lain, karyawan yang berskill fotografer dan video selalu masuk nominasi undangan. Selamat Ya….! So, beruntung kan punya hobi fotografi.

3. Instagram selalu punya banyak like karena foto-foto yang eyecacthing

Tidak bisa dibohongi bahwa masyarakat sekarang lebih suka visual, berbanding visual. Buktinya, lihat dan ketemu pacar lebih menyenangkan  berbanding hanya dengar suara via udara kan?

Makanya ketika buka Instagram, lihat sesuatu yang indah, memukau (termasuk wanita cantik ya ?!!) langsung dech jempol dikasih.

4. Awet Muda dan Happy terus

Sudah bertemu berapa banyak orangtua yang awet muda? Coba dech tanya apa yang mereka lakukan dan konsumsi !

Yang pasti secara general, jaga kesehatan dan perasaan biar happy terus. Banyak jalan, foto – foto , menyenangkan diri sendiri akan membuat seseorang jadi happy. So,…mau awet muda?

5. Punya banyak teman

Namamu pasti akan lebih mudah dihapal oleh teman. Biar bisa dipanggil…. Eh Galuh foto gue doank!

Ha…Ha…walaupun demikian positifnya kamu jadi banyak teman dan selalu diingat teman. Bener gak?

6. Bisa menolong teman yang punya budget minim

Berhubung Fotografer Profesional Jasanya mahal bingits….Karena ada Loe, teman jadi tertolong dan merasa beruntung punya teman kayak loe. Yah…yang penting jangan lupa makan siang dan minum gue yaks…

7. Usaha kuliner dan Fashion lebih hemat

Ih fotonya bagus banget, lihat fotonya bikin ngiler pengen langsung mesen makanannya.

Startegi marketing hebat ya…lewat foto.

Bajunya bagus ya…….pesan yuks. Lihat model cantik pake baju yang sedang di jual online.

Nah, kalau kamu punya skill fotografi banyak hal yang bisa kamu lakukan.

8. Tidak mudah Pikun

Jelas saja tidak mudah pikun karena sering melakukan dokumentasi acara. Setiap waktu bisa lihat lagi rekaman acara melalui foto.

9. Keliling Dunia atau Indonesia gratis karena fotografi

Bikin Kalender Tahunan, Temanya wajah Indonesia………..

mau gak mau keliling Indonesia kan Fotografernya.

Bagaimana Cara Ampuh Merebut Hati Murid ? Mulai dengan Komunikasi efektif.

Pelatihan Cara Ampuh Merebut Hati Murid digelar Erlass Institute bersama beberapa sekolah dasar dengan kepesertaan 40 guru dari berbagai SD dari kelas 1 hingga  6 di SDN Karang Anyar 07, Jakarta Pusat pada Kamis (21/1/2016).  Pelatihan berdurasi 2.5 jam ini disambut antusias oleh peserta dengan dibina oleh psikolog anak dan remaja Ibu Hanlie Mulyani dari Yayasan Sahabat Orangtua Anak.

Sekitar 90% masalah antar manusia baik di rumah maupun sekolah berasal dari masalah komunikasi.  Masalah komunikasi ini dihalangi batu penghalang (roadblock), dengan 12 batu penghalang.

Ibu Hanlie mengawali pelatihan dengan menyebut pola asuh anak. Orangtua akan memilih metode dari kakek nenek karena yang merekalah pembimbing bagi orangtua.  Lalu, pertentangan nilai kemudian terjadi di sekolah, antara guru dan murid.  Perkembangan zaman yang berjalan cepat juga berdampak pada perkembangan anak dimana rasa ingin tahu mereka sangat besar dan guru harus mampu memenuhi keinginan ini.

Ibu Hanlie melanjutkan cara memecahkan masalah antara guru dan muri dengan komunikasi efektif termasuk mendengarkan dengan empati, meredakan emosi ketika murid tengah marah dan guru harus menunjukkan sikap menerima.   Tiga langkah ini didukung bahasa tubuh (55%), intonasi/mutu suara (38%) dan kata-kata (7%).

Sesi berlanjut pada cara mengenal kebutuhan murid dengan metode Cone (kerucut) & Onion (lapisan bawang).  Seperti es krim dalam kerucut (cone), disinilah masalahmurid yang tampak bukan masalah yang sebenarnya.  Sehingga perlu komunikasi dengan empati untuk memecahkan masalah yang sebenarnya dan guru harus ganti tingkat pendekatan (shifting the gears) dalam komunikasi.   Dari pendekatan ini guru juga dapat mengenal kebutuhan murid yang sebenarnya dan mengambil solusi yang diperlukan agar murid bisa lebih sukses dalam pembelajaran.

Dalam hubungan antara anak dan ibu, contoh komunikasi dengan empati dapat berjalan sebagai berikut; anak menunjukkan tindakan yang mendorong responnya.  Sementara Ibu mengakui perasaannya berasal dari interpretasinya atau persepsi atas peristiwa yang terjadi.  Ibu menunjukkan kebutuhannya dan ikhlas atas hasilnya (let go of the outcome).   Suasana yang berlangsung akrab dan antusias ini berlalu dengan cepat dan menyenangkan.

Tips Mengajari Anak Membaca untuk Anak Hiperaktif (Rendah Daya Konsentrasinya)

(Terkait daya konsentrasi, kematangan umur mempengaruhi daya konsentrasi anak dan berapa lama anak mampu duduk manis untuk belajar, jadi bagi para orang tua yang anaknya baru usia 4-6 tahun jangan dibawa stress apalagi sampai marah sama anak. Jangan dech.)

Yang perlu dipahami kita bersama “Membaca adalah PROSES semua pasti bisa membaca.”

  1. Pahami kekuatan belajar anak dari kegiatan sehari – hari, apakah dari visual,audio atau kinestetik. Bila anak anda suka sekali menonton berarti cara belajar anak anda dominan visual.
  2. Konsistensi dalam mengenalkan kata dan huruf. Waktu belajar untuk anak seusia 4-6 tahun dengan papa dan mamanya cukup 30 menit – 1 jam hal tersebut sudah sangat bagus. Yang penting mereka paham dan menyerap. Percaya daya tangkap anak itu cepat.
  3. Pahami proses berpikir dan merangkai katanya. Apa yang sudah dipelajari anak kiranya orang tua dapat mereview kembali dalam bentuk pertanyaan, dalam bentuk konfirmasi, maupun kegiatan mewarnai, kegiatan merapikan.
  4. Selingi dengan humor bercanda, belaian dan sentuhan dan pujian. Biarkan anak nyaman belajar bersama anda.
  5. Biarkan anak menjadi diri sendiri sehingga ia merasakan namanya PUAS dengan hasil karyanya tanpa dikte mama / papa. Hal ini akan memunculkan kepercayaan diri anak dan ia semakin senang belajar dan membaca.
  6. Biarkan bersosialisasi dengan teman les atau teman bermain. Semakin banyak bersosialisasi semakin kaya perbendaharaan kata si anak dan semakin memori rekam anak kapasitasnya Bertambah.
  7. Bantu dengan asupan gizi dan makanan yang cukup dan tepat waktu. Anak hiper biasanya kuat menahan lapar tapi akan semakin bertingkah karena rasa lapar yang dirasakannya.
  8. Belikan peralatan tulis atau buku yang menjadi pilihannya tapi anda bisa arahkan anak.
  9. Bila memiliki kakak, mintalah kakak belajar diruang keluarga agar adiknya bisa turut mendengar dan melihat kakak belajar.

Bila masih kesulitan belajar dengan anak, anda bisa datang ke ERLASS Institute ada kelas Play and Learn khusus mempelajari calistung dengan metode PLAY and LEARN.

Informasi hubungi kantor (021) 79180467 Lokasi belajar ERLASS Institute di Pejaten Barat dekat Mall Pejaten Village.

Ayo Membatik, Ayo Berkreasi: Aktivitas Berkarakter di SD Tanjung Barat 07

Kali Ini ERLASS bersama SD Negeri Tanjung Barat 07 melakukan pelatihan membatik bagi siswa dan Guru pada 5 Oktober 2016. Sebanyak 100 siswa dan guru SD negeri Tanjung Barat yang saat ini duduk di kelas 4 SD sudah siap dari pukul  7 pagi di Aula sekolah untuk berpartisipasi pada acara aktif dan inspiratif ini.

Tujuan Kepala Sekolah  dikarenakan perlu menerapkan peraturan yang mendukung terbentuknya  karakter cinta budaya Indonesia pada siswa dan  gurunya.  Contohnya, bagaimana membentuk Lingkungan sekolah yang menghargai Budaya, menghargai orang yang lebih tua dan menghargai waktu  serta proses dalam mencapai hasil. Pelatihan Membatik bagi siswa merupakan salah satu upaya membentuk lingkungan dan pembiasaan lingkungan agar mencintai budaya dan paham budaya.

Siswa diberi pelatihan bagaimana proses membuat Batik. Mulai dari mempersiapkan peralatan, cara menggunakan canting , mewarnai Batik, dan nglorot.

Ada beberapa anak yang hasilnya sangat rapi dan pewarnaanya bagus sekali. Pengakuan guru kelas mereka d ikelas pun adalah siswa yang tertib dan baik. Hal ini menandakan bahwa kegiatan seperti adalah baik bagi siswa agar siswa mendapatkan keseimbangan penggunaan otak kanan dan otak kiri, paham bahwa segala sesuatu butuh proses.  Murid diharapkan paham pula bahwa ada sebuah prosedur dan urutan dalam tata laksana membatik.

Rencananya hasil terbaik akan dipigura oleh guru dan dipajang di kelas sebagai apresiasi siswa dan juga semangat bagi yang lain untuk menjadi lebih baik lagi.

Jadi bagaimana Sekolah Anda akan menerapkan Pendidikan Karakter ? Mari bersama ERLASS, ada beberapa kegiatan kreatifitas dan Edukatif bagi Siswa yang dapat membentuk karakter siswa yang Berbudaya,  Kreatif dan berprestasi.