Kegiatan kunjungan ke Taman Lebah diadakan sebagai pengayaan tema Binatang untuk siswa kelas Taman Kanak-kanak (TK) dan dilaksanakan pada hari Selasa, 6 November 2018 dengan peserta siswa dari kelas TK A dan TK B.
Taman Wisata Lebah Madu Pramuka Cibubur yang berlokasi di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur merupakan salah satu tempat wisata edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan khususnya peserta didik dengan tujuan pengunjung dapat memahami kehidupan lebah dan lebih mencintai alam serta lingkungan sekitar.
Kegiatan diawali dengan menonton film tentang binatang lebah yang menambah pengetahuan siswa mengenai perkembangbiakan, tempat tinggal dan cara bekerja komunitas lebah. Kemudian para siswa diajak untuk melihat langsung peternakan lebah untuk berinteraksi secara langsung dengan lebah-lebah tersebut. Sebelumnya anak-anak menggunakan topi dan jala penutup wajah dan badan untuk menghindari sengatan lebah. Setiap anak berkesempatan untuk memegang bingkai kayu yang merupakan tempat lebah membuat madu dan dihinggapi banyak lebah. Dalam kegiatan ini anak dapat melihat secara langsung lebah pekerja, lebah jantan dan lebah ratu.
Setelah melalui kegiatan melihat lebah, para siswa disajikan air madu untuk dinikmati sebagai hasil alami dari peternakan lebah tersebut. Mereka sangat menyukai air madu yang lezat dan membuat segar kembali.
Dalam kegiatan ini anak-anak sangat antusias untuk mengikuti semua kegiatan yang diberikan selama berada di tempat Wisata Taman Lebah Cububur dan diharapkan dari perjalanan wisata edukasi ini, mereka dapat memahami binatang lebah dengan kelebihan dan manfaatnya.
Kegiatan kunjungan ke diadakan sesuai dengan tema pembelajaran bulan ini yaitu Rekreasi. Kunjungan tersebut dilaksanakan pada hari Selasa, 17 April 2018 dengan peserta siswa kelas Mangga dan TK A. Konsep rekreasi yang diajarkan kepada siswa adalah kegiatan yang dilakukan sebagai kesenangan di waktu senggang dan biasanya dilakukan di akhir pekan. Rekreasi yang sangat menarik untuk anak-anak usia dini salah satunya adalah bermain di area terbuka, seperti pantai, berolah raga, berkebun ataupun bermain di taman. Melihat kebutuhan pemahaman siswa mengenai rekreasi, maka Erlass memilih RPTRA sebagai aplikasi rekreasi yang sederhana namun menyenangkan.
Adapun dalam kunjungan tersebut, para siswa melakukan beberapa kegiatan yang menyenangkan seperti mendengarkan cerita guru di aula RPTRA mengenai buah – buahan, yang kemudian dilanjutkan dengan berkeliling area taman yang terdapat aneka tanaman, kolam ikan dan alat-alat permainan. Mereka juga diajak untuk melihat buku-buku di perpustakaan dengan beragam koleksi buku yang menarik. Kegiatan yang paling ditunggu siswa adalah ketika mereka diperbolehkan bermain di area permainan yang terdiri dari ayunan, papan seluncur dan jungkat jungkit serta yang paling seru adalah melalukan permainan tradisional Engklek.Semua siswa terlihat sangat antusias dan senang bermain di RPTRA yang luas dan bersih.
murid yang tampak bukan masalah yang sebenarnya. Sehingga perlu komunikasi dengan empati untuk memecahkan masalah yang sebenarnya dan guru harus ganti tingkat pendekatan (shifting the gears) dalam komunikasi. Dari pendekatan ini guru juga dapat mengenal kebutuhan murid yang sebenarnya dan mengambil solusi yang diperlukan agar murid bisa lebih sukses dalam pembelajaran.
